Para peneliti siber dari vpnMentor menemukan kebocoran data dari aplikasi tes dan telusur Covid-19 atau Kartu Waspada Elektronik yang dibuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), yaitu Electronic Health Alert Card atau eHAC.

Tim peneliti vpnMentor, Noam Rotem dan Ran Locar, mengatakan eHAC tidak memiliki privasi dan protokol keamanan data yang mumpuni, sehingga mengakibatkan data pribadi lebih dari satu juta pengguna melalui server terekspos.

Aplikasi uji dan lacak eHAC dibuat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada tahun ini. Aplikasi itu digunakan untuk menampung data telusur Covid-19, serta berisi identitas lengkap seseorang yang hendak berpergian.

Menurut laporan, aplikasi eHAC atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan dikembangkan oleh Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit Kemenkes.

Baik orang asing maupun warga negara Indonesia wajib mengunduh aplikasi tersebut, bahkan bagi mereka yang bepergian di dalam negeri.

Rotem dan Locar mengatakan tim menemukan basis data eHAC yang terbuka. Hal itu mereka lakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi jumlah kebocoran data dari situs web dan aplikasi di seluruh dunia.

"Tim kami menemukan catatan eHAC memiliki kekurangan protokol yang diterapkan oleh pengembang aplikasi. Setelah mereka menyelidiki database dan memastikan bahwa data itu asli, kami menghubungi Kementerian Kesehatan Indonesia dan mempresentasikan temuan kami," ujar salah satu tim peneliti vpnMentor.

"Setelah beberapa hari tidak ada balasan dari kementerian, kami mengontak Tim Tanggap Darurat Komputer dan juga Google sebagai penyedia hos eHAC. Pada awal Agustus, kami tidak juga menerima balasan dari kementerian atau lembaga terkait. Kami mencoba memberitahu kepada sejumlah lembaga negara lain, salah satunya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang didirikan buat menangani masalah keamanan siber. Kami menghubungi mereka pada 22 Agustus dan mereka membalas di hari yang sama. Dua hari kemudian, pada 24 Agustus, peladen itu dinonaktifkan," lanjut isi pernyataan vpnMentor.

Dalam laporannya, para peneliti vpnMentor menjelaskan pengembang eHAC menggunakan 'database Elasticsearch' tanpa jaminan untuk menyimpan lebih dari 1,4 juta data dari sekitar 1,3 juta pengguna eHAC.

Selain kebocoran data sensitif pengguna, para peneliti menemukan semua infrastruktur di sekitar eHAC terekspos, termasuk informasi pribadi tentang sejumlah rumah sakit di Indonesia, serta pejabat pemerintah yang menggunakan aplikasi tersebut.

Data yang bocor itu meliputi ID pengguna yang berisi nomor kartu tanda penduduk (KTP), paspor serta data dan hasil tes Covid-19, alamat, nomor telepon dan nomor peserta rumah sakit, nama lengkap, tanggal lahir, pekerjaan dan foto.

Para peneliti juga menemukan data dari 226 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia serta nama orang yang bertanggung jawab untuk menguji setiap pelancong, dokter yang menjalankan tes, informasi tentang berapa banyak tes yang dilakukan setiap hari, dan data tentang jenis pelancong.

Data yang bocor bahkan meliputi informasi pribadi yaitu kontak orang tua atau kerabat wisatawan, serta detail hotel yang disewa dan informasi tentang kapan akun eHAC dibuat.

Bahkan vpnMentor juga menemukan data anggota staf eHAC yang meliputi nama, nomor ID, nama akun, alamat email dan kata sandi juga bocor.

"Seandainya data ditemukan oleh peretas jahat atau kriminal, dan dibiarkan mengakumulasi data lebih banyak orang, efeknya bisa menghancurkan tingkat individu dan masyarakat," ujar peneliti vpnMentor seperti dikutip ZDnet.

Tim menambahkan sejumlah data yang dikumpulkan dari setiap individu yang menggunakan eHAC itu sangat rentan terhadap berbagai serangan dan penipuan. Pelaku dapat memanfaatkan data itu untuk melacak hingga menipu secara langsung yang bisa merugi hingga ribuan dollar.

Selain itu, jika data ini tidak cukup, peretas dapat menggunakannya untuk menargetkan korban dalam kampanye phising melalui email, teks, atau panggilan telepon.

Di samping iu para peneliti menyarankan kepada pengembang eHAC untuk mengamankan server, menerapkan aturan akses yang tepat, dan memastikan untuk tidak meninggalkan sistem yang terbuka di internet.

Di sisi lain, eHAC bukan satu-satunya aplikasi terkait informasi data sensitif masyarakat untuk telusur dan tes Covid-19 yang menghadapi permasalahan rentannya kebocoran data. Sejak awal pandemi, kemunculan aplikasi seperti itu menimbulkan kekhawatiran di antara para peneliti yang telah berulang kali menemukan kerentanan aplikasi.

Pada Mei lalu, informasi kesehatan pribadi milik puluhan ribu warga Pennsylvania, Amerika Serikat terungkap setelah pelanggaran data di vendor Departemen Kesehatan menuduh vendor mengekspos data 72 ribu orang dengan sengaja mengabaikan protokol keamanan.

CNNIndonesia.com sudah mencoba melakukan konfirmasi kepada Kemenkes dan Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait hal ini. Hingga berita ini ditulis, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi.


Data Rakyat-Pejabat di Aplikasi eHAC Kemenkes Diduga Bocor


Saat ini, resolusi kamera yang baik telah menjadi spesifikasi penting yang wajib dimiliki banyak smartphone. Apakah kamu saat ini sedang mencari pilihan smartphone dengan kamera yang bagus? Untungnya, ada banyak pilihan hp dengan kamera bagus di pasaran yang bisa kamu dapatkan dengan harga terjangkau. Yuk, baca artikel ini untuk menemukan rekomendasi hp kamera terbaik 2 jutaan!

Spesifikasi HP Kamera Terbaik 2 Jutaan


1. Redmi 9

Rekomendasi HP kamera terbaik 2 jutaan yang pertama adalah Redmi 9. Setup empat kamera belakang dan satu kamera depan menjadi daya tarik ponsel ini. Apalagi, resolusinya juga cukup menjanjikan, yaitu 13MP wide-angle untuk kamera utama, 8MP kamera ultra-wide, 5MP kamera makro, dan 2MP kamera depth sensor, serta 8MP kamera selfie di bagian depan.

Dengan resolusi memuaskan di atas, bisa dipastikan bahwa Redmi 9 mampu menghasilkan foto-foto terbaik dengan akurasi detail yang tinggi dan tajam. Belum lagi, ada sederet pengaturan menu kamera dan fitur yang nggak kalah oke, seperti cinematic portrait, screen flash, portrait mode, dan lainnya.

Harga Redmi 9 4GB + 64GB: Rp1,999,000
Beli Disini : Shopee


2. Redmi Note 9


Redmi Note 9 menghadirkan spesifikasi kamera yang lebih mumpuni dibanding Redmi 9. Masih mengusung setup quad camera, namun dengan kamera utama 48MP, kamera ultra-wide 8MP, kamera makro dengan autofocus 2MP, dan kamera depth-sensor 2MP.

Smartphone ini bisa jadi pilihan hp kamera terbaik 2 jutaan, terutama kalau kamu mengincar ponsel dengan resolusi kamera 48MP tapi dengan harga yang masih ramah di dompet.

Harga Redmi Note 9 4GB + 64GB: Rp2,499,000
Beli Disini : Shopee


3. Samsung Galaxy A20s


Merek ponsel asal Korea Selatan, Samsung, juga kerap merilis smartphone canggih dengan harga bersahabat. Samsung Galaxy A20s memiliki tiga kamera belakang dengan resolusi 13MP untuk kamera utama, 8MP ultra-wide, dan 5MP depth-sensor, serta 8MP kamera depan.

Kamera Samsung Galaxy A20s juga telah dilengkapi dengan teknologi AI yang mampu menghasilkan gambar berkualitas oke. Untuk kamu yang mencari HP kamera terbaik 2 jutaan dengan setup triple camera, maka Galaxy A20s patut kamu pertimbangkan. 

Harga Samsung Galaxy A20s 4GB+64GB: Rp2,300,000
Beli Disini : Shopee


4. realme C15


Realme C15 merupakan ponsel pertama dalam seri C yang menggunakan konfigurasi quad camera. Kamera utamanya memiliki resolusi 13MP, didukung dengan kamera 13MP ultra wide-angle, 2MP BW dan 2P Retro Lens. Pada bagian depan, realme menambahkan kamera beresolusi 8MP.

Sebagai salah satu HP kamera terbaik 2 jutaan, realme C15 punya beberapa fitur yang bikin potret memotret jadi lebih seru. Ada mode Super Nightscape, HD, hingga Chroma Boost yang bisa kamu manfaatkan untuk mengambil gambar berkualitas.

Harga realme C15 4GB+64GB: Rp2,199,000
Beli Disini : Shopee


5. Redmi Note 8


Meski dirilis tahun 2019, Redmi Note 8 tetap layak dimasukkan dalam daftar HP kamera terbaik 2 jutaan. Ini karena ponsel ini dibekali dengan konfigurasi empat kamera dengan resolusi tinggi. Pada bagian belakang, terdapat kamera utama 48MP, kamera ultrawide 8MP, kamera makro 2MP, dan kamera depth 2MP. Sementara pada bagian depan terdapat kamera selfie 13MP dengan lensa wide.

Spesifikasi dan resolusi kamera tinggi ini memungkinkan Redmi Note 8 untuk mengambil gambar dengan tajam dan akurasi detail yang sangat tinggi. Tak hanya itu, ada pula fitur Super Pixel untuk fotografi malam, serta stabilisasi EIS untuk video.

Harga Redmi Note 8 4GB + 64GB: Rp2,699,000
Beli Disini : Shopee


6. vivo S1


Mencari HP kamera terbaik 2 jutaan, khususnya untuk selfie? Ada vivo S1 yang hadir dengan resolusi kamera depan 32MP lengkap dengan lensa wide. Tak lupa, di bagian belakang terdapat juga triple camera dengan kamera utama 16MP, kamera ultrawide 2Mp, dan kamera depth 2MP.

Melihat deretan spesifikasi canggih tersebut, tentu vivo S1 amat layak dipertimbangkan bila kamu mencari smartphone dengan kamera mumpuni untuk selfie!

Harga vivo S1 4GB + 128GB: Rp2,739,900
Beli Disini : Shopee


7. Infinix Hot 9


Meski dibanderol dengan harga yang sangat bersahabat di kantong, Infinix Hot 9 punya spesifikasi kamera yang tidak boleh diremehkan. Ponsel ini mengusung setup quad-camera dengan kamera utama 13MP, kamera makro 2MP, kamera depth sensor 2MP, kamera low light, serta kamera selfie 8MP.

Terdapat fitur-fitur unik juga dalam ponsel ini, seperti AI Portrait, AI 3D Face Beauty, WideSelfie, AR Animoji, dan lainnya. Cukup layak untuk disebut sebagai salah satu HP kamera terbaik 2 jutaan, bukan?

Harga Infinix Hot 9 4GB + 64GB: Rp1,849,000
Beli Disini : Shopee


8. OPPO F11


Berbeda dengan ponsel-ponsel sebelumnya, OPPO F11 hanya memiliki 2 kamera belakang dengan resolusi 48MP dan 5MP dengan depth sensor. Walau begitu, ponsel ini tetap layak disebut salah satu HP kamera terbaik 2 jutaan. 

Resolusi 48MP membuat OPPO F11 mampu mengambil gambar dengan jernih, terang, dan tidak pecah sekalipun kamu perbesar. Terdapat pula fitur Ultra Night Mode yang bisa kamu andalkan dalam kondisi minim cahaya, juga Chroma Boost yang mampu menyeimbangkan paduan warna dan eksposur. 

Harga OPPO F11 4GB + 128GB: Rp2,549,000
Beli Disini : Shopee


9. OPPO A9 (2020)


OPPO A9 (2020) menghadirkan fitur-fitur terkini yang membuatnya kerap masuk dalam daftar HP kamera terbaik 2 jutaan. Ponsel ini memiliki 4 kamera dengan resolusi 48MP, 8MP, 2MP, dan 2MP. Berkat spesifikasi tersebut, ponsel ini mampu mengambil gambar yang jernih dan detail.

Tak lupa, ada berbagai efek juga yang bisa bikin memotret dengan OPPO A9 (2020) jadi lebih seru. Misalnya, efek bokeh, monokrom, wide-angle, hingga Ultra Night Mode 2.0 yang bisa mereduksi noise seoptimal mungkin di malam hari!

Harga OPPO A9 (2020) 8GB + 128 GB: Rp2,299,000
Beli Disini : Shopee


10. Xiaomi POCO M3


Menutup daftar HP kamera terbaik 2 jutaan adalah Xiaomi POCO M3 yang punya triple camera berkualitas. Kamera utamanya punya resolusi 48MP, lengkap dengan kamera makro 2MP, dan depth sensor 2MP. Sedangkan di bagian depan, terdapat kamera selfie 2MP.

Kamera utama POCO M3 mampu menghasilkan foto memukau dalam kondisi minim cahaya sekalipun. Mode Night Mode juga mampu mereduksi noise secara cukup signifikan. Apakah kamu tertarik?

Harga Xiaomi POCO M3 4GB + 64GB: Rp1,899,000
Beli Disini : Shopee

10 Pilihan HP Kamera Terbaik dengan Harga 2 Jutaan


Produsen teknologi asal China, Huawei, resmi merilis MateBook D14 dan D15 di Indonesia pada Rabu (25/8). Laptop flagship serbaguna itu dimodali prosesor Intel Core i3 generasi ke 10 dan dibanderol mulai dari Rp7 jutaan.

Patrick Ru, Country Head Huawei CBG Indonesia mengatakan MateBook D14 dan D15 dijual dengan harga di bawah Rp10 juta sesuai dengan apa yang dibutuhkan para konsumen, yakni dengan laptop ringan, tipis dan didukung pengisian daya cepat Tipe C.

"Kita tawarkan dengan harga di bawah Rp10 juta adalah sesuai dengan apa yang dibutuhkan konsumen. Yakni, bagi mereka yang mencari sebuah laptop ringan, tipis, desain mewah, bertenaga, sudah didukung Fast Charging Type C yang juga charger dapat digunakan untuk tablet dan smartphone," ujar Patrick secara virtual, Rabu (25/8).

Kedua laptop itu memiliki bodi yang terbilang ringan yakni MateBook D14 memiliki berat 1,38 kilogram, sementara MateBook D15 memiliki berat 1,53 kilogram.

Pada dapur pacu ditenagai dengan prosesor Intel Core i3-1011U generasi 10 dengan kapasitas penyimpanan internal SSD berkapasitas 256 GB, dan pada RAM dibekali 8GB.

Dari penyimpanan baterai Matebook D14 dibekali dengan kapasitas 56 Wh yang diklaim memungkinkan dapat memutar video 1080p nonstop selama 9,5 jam, hanya dengan sekali pengisian daya. Sedangkan MateBook D15 dilengkapi baterai 42 Wh.

Kedua laptop itu memiliki desain yang terkesan istimewa dengan warna bodi abu-abu, serta memiliki bezel ultra tipis. Pada layar MateBook D14 memiliki ukuran 322.5mm x 214.8mm x 15.9mm.

Pada MateBook D15 memiliki tampilan layar 16:9 yang memiliki bezel ultra-tipis hanya berukuran 5,3mm di sisi atas, kiri dan kanan layar. Laptop itu memiliki berat hanya 1,53 kilogram, sehingga dinilai cocok untuk dibawa bekerja dan belajar jarak jauh.

Rasio layar ke bodi pada MateBook D14 sebesar 84 persen, sedangkan MateBook D15 sebesar 87 persen.

Terdapat sederet fitur yang membekali laptop untuk menunjang ekosistem multi platform, yakni fitur Multi-Screen Collaboration. Tidak hanya smartphone, fitur itu dapat digunakan tablet dan smartphone yang sudah menjalankan Harmony OS.

Harga dan Ketersediaan

Harga MateBook D15 di Indonesia adalah Rp8,999 juta, mendapatkan bonus laptop stand, Office 365, backpack dan nirkabel mouse senilai Rp1,758 juta. Bagi yang ingin membeli dapat mengunjungi platform marketplace dengan penjualan perdana pada 25 Agustus hingga 12 September 2021.

Namun untuk pembelian MateBook D14 baru dapat dipesan mulai 1-12 September 2021, dibanderol dengan harga Rp7,999 jutaan dengan mendapatkan bonus senilai Rp700 ribu berupa powerbank dan backpack.

Huawei Rilis MateBook D14 & D15 Harga Mulai 7 Jutaan


Pasar penjualan laptop belakangan bertabur wajah baru, yakni produsen yang semula berkecimpung di jajaran ponsel pintar (smartphone).

Infinix dan realme, kedua vendor yang juga produsen ponsel pintar, belakangan merilis laptop yang dijual dengan kisaran Rp6 juta hingga Rp11 juta.

Terus, keberanian vendor teknologi yang identik menjual ponsel itu kini menjadi tanda tanya. Potensi apa yang akhirnya membuat mereka merambah ke dunia laptop.

Account Manager GFK, Lutfi Husein menilai penjualan perangkat laptop membesar dengan adanya bekerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Ia mengatakan dahulu penggunaan laptop itu biasanya berawal dari anak SMA. Sejak pandemi Covid-19, pasar itu merambah ke anak SD bahkan pelajar TK.

"Dulu kita menggunakan laptop itu biasanya start dari anak SMA, terakhir sebelum pandemi. Selama pandemi mulai dari anak SD mungkin TK sudah menggunakan laptop untuk melakukan belajar," ujar Lutfi kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon.

Dia mengatakan dengan banyaknya kebutuhan dari siswa TK hingga SMA menjadi salah satu faktor peningkatan bisnis laptop di masa pandemi.

Jika dihitung, murid SD pada 2019-2020 sekitar 25 juta anak. Lutfi mengatakan celah itu sebagai kesempatan pasar yang sangat besar di Indonesia.

Lutfi blak-blakan mengenai data yang dihimpun oleh GFK. Dia mengatakan dari sisi consumer untuk notebook sekitar 2,5 juta unit setahun. Angka itu disebutnya belum mencukupi kebutuhan perangkat IT untuk menunjang dunia pendidikan.

Dia menilai, pada pelajar dengan adanya Pandemi Covid-19 mulanya menggunakan ponsel untuk PJJ. Kendati demikian, PJJ terus berlangsung hingga hampir dua tahun, dan kebutuhan dengan layar besar pun akhirnya meningkat salah satunya laptop.

Dengan begitu, Lutfi menilai pada vendor adanya potensi meroketnya permintaan pasar. Apabila para vendor ponsel itu masuk ke penjualan laptop pun, Lutfi mengatakan tidak akan memakan pasar vendor laptop lain yang sudah muncul duluan.

Saat disinggung apakah langkah penjualan laptop oleh vendor identik ponsel itu sebagai bentuk kejenuhan pasar smartphone, justru Lutfi tidak sepakat. Dia melihat hal ini merupakan dampak dari permintaan yang sangat tinggi.

Selain itu, kedua vendor seperti Infinix dan realme mampu memproduksi banyak perangkat lantaran pusat produksinya ada di China.

Meski begitu Lutfi menilai adanya fenomena kelangkaan chip untuk barang elektronik tidak terlalu berpengaruh dalam produksi laptop. Hanya saja nanti akan berdampak pada keterbatasan vendor dalam menjual produk ke Indonesia.

"Potensi dia (vendor) mungkin bisa membuat 1 juta atau 1000 unit dalam satu bulan, mungkin mereka hanya bisa memproduksi cuman 50 atau 100 unit," ujar Lutfi.

Lutfi mengatakan rata-rata harga penjualan laptop di Indonesia mulai naik semenjak pandemi.

Menurutnya berdasarkan data yang dihimpun GFK, sebelum pandemi Covid-19 penjualan laptop di angka Rp5,5 juta menguasai pasar sekitar 40 sampai 50 persen. Namun anehnya, semenjak pandemi Covid-19 penjualan laptop dengan harga Rp5 juta itu turun hanya 20 persen saja.

"Surprisingly untuk notebook saat ini ya berdasarkan data GFK memang dulu sebelum pandemi kita angka penjualan notebook di angka 5,5 juta itu di sekitar menguasai sekitar 40-50 persen penjualan notebook di konsumen, tapi semenjak pandemi itu ada perubahan. Justru notebook di bawah 5 juta ke bawah itu kontribusi hanya 20 persen," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini kontribusi penjualan terbesar di angka Rp5 sampai Rp10 juta meningkat. Dengan begitu para vendor mengawali harga penjualan Rp6 jutaan menjadi titik awalan harga, lantaran menjual perangkat laptop dengan harga segitu dinilai mudah.

"Ya mungkin sekarang bujet untuk liburannya enggak ada, lalu dipindahkan. Dahulu liburan hampir tiap minggu kan. Itu salah satu alasanya bisa," tuturnya.

Sejalan dengan Lutfi, Senior Market Analyst IDC Indonesia, Stallone Hangewa, mengatakan permintaan akan laptop meningkat pesat setahun terakhir. Hal ini dikarenakan kebutuhan untuk bekerja dan belajar dari rumah akibat pandemi.

Stallone mengatakan fenomena itu tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di seluruh dunia.

"Demand akan laptop diseluruh dunia meningkat pesat setahun terakhir ini dikarenakan kebutuhan untuk bekerja dan belajar dari rumah akibat dari pandemi Covid-19," ujar Stallone kepada CNNIndonesia.com lewat pesan elektronik.

Dihubungi terpisah, pengamat smartphone, Lucky Sebastian, memandang fenomena ekspansi produk pada vendor ponsel ke penjualan laptop, sebagai kompetisi untuk menciptakan ekosistem kebersinambungan agar menunjang internet of things (IOT).

Saat ini para produsen teknologi berlomba untuk membuat seluruh perangkat yang dapat saling terhubung. Kini, beberapa produsen sudah membuat ponsel, laptop, tablet hingga earphone terhubung dalam satu ekosistem.

"Sekarang ini engga bisa HP doang karena bisa ketinggalan. Mereka ini akan berlomba bikin IOT seperti jam kemudian earphone, kemudian yang perlu untuk kerja lagi adalah laptop ya," ujar Lucky kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa nantinya laptop juga bisa terhubung dengan perangkat Android, yakni dengan link to windows. Hal itu disebut Lucky akan memudahkan pengguna untuk berpindah-pindah perangkat, namun data yang dibutuhkan tetap terhubung.

Meskipun Luck menilai pasar ponsel pintar masih tumbuh pesat, para vendor harus mencari cara untuk menarik perhatian pengguna, salah satunya dengan perbanyak varian IOT.

Di samping itu Lucky menilai, dengan adanya kelangkaan chipset untuk perangkat elektronik, memproduksi laptop disebutnya menjadi siasat para vendor untuk menutupi kurangnya produksi ponsel. Hal itu disebutnya untuk tetap mendapatkan revenue yang terus berkembang.

Gurih Bisnis Laptop Didongkrak Pandemi


Pengamat media sosial menyebut pembuat hoaks punya viewer (penonton) sangat tinggi, sehingga bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta.

Hal ini diungkap Analis media sosial sekaligus pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi. Menurutnya, cara kerja para pembuat hoaks ini ialah dengan menyediakan platform seperti website atau YouTube.

Kedua platform ini diisi dengan konten palsu dan disebarkan ke media sosial. Konten tersebut akan menimbulkan keriuhan sehingga banyak warganet mengakses.

Sehingga, para pembuat hoaks bisa meraup keuntungan dari iklan yang dipasang di situs (AdSense) dan kanal Youtube mereka. Selain itu, mereka juga bisa mendapat keuntungan dari penjualan produk dan pesanan politik.

"Kanal-kanal YouTube berisi fitnah dan hoaks ini viewernya tinggi. Ini baru 3 jam sudah 19 ribu views. [Sementara hoaks] yang ditanyakan Bapak saya karena viral di WAG [grup Whatsapp], baru 3 hari sudah 750an ribu views. Keuntungan ekonomi dari hoaks ini nyata. Berhati-hati-lah," tulisnya lewat akun resmi @ismailfahmi, Rabu, (18/8).

Dalam utas cuitan itu, Ismail juga menyisipkan sebuah video yang berisi pengakuan dari seorang pembuat hoaks yang diwawancara pada 2017 lalu.

"Kalau mereka yang baru memulai-mulai, itu rata-rata ya, kisaran penghasilan mereka yang kotornya itu bisa sampai 20 sampai 30 [juta]an saja. Bersih-bersih mungkin mencapai 10 sampai 15 jutaan," kata si pembuat hoaks yang disamarkan nama dan wajahnya dalam video wawancara di salah satu tv swasta tersebut.

Selain itu, dalam slide yang disematkan, sang pembuat hoaks mengaku murid pembuat hoaks bisa mendapat setidaknya Rp15 juta, sementara sang guru bisa memperoleh lebih dari Rp100 juta. Konten politik diaku menjadi sumber pendapatan paling besar.

Ismail lantas berkomentar bahwa penghasilan sebesar itu didapat pada 2017 ketika mereka hanya mengandalkan pendapatan dari iklan di situs. Namun, kini dengan makin ramainya iklan di Youtube, maka tak heran jika hoaks ini pun menjamur di platform video besutan Google itu.

Kasus menyebarkan hoaks untuk mencari keuntungan bukan hanya terjadi di Indonesia. Di Amerika Serikat, dalam 10 tahun terakhir Dr. Mercola dilaporkan menyebarkan hoaks anti vaksin dan mendapat keuntugan dari penjualan pengobatan alternatif, termasuk menyebarkan hoaks terkait anti vaksin Covid-19.

Cap ini diberikan oleh peneliti yang sudah meneliti jejaring dokter ini. Namun, Mercola sendiri menolak tuduhan itu, seperti dilaporkan New York Times.

Sementara di dalam negeri, Peneliti MAFINDO, Puradian Wiryadigda per 14 Agustus 2021 mencatat jumlah hoaks pada semester I 2021. Data tersebut menyebut total hoaks general mencapai 1210, 262 hoaks terkait Covid-19, dan 105 hoaks terkait vaksin.

Hoaks terkait Covid-19 paling banyak dikaitkan dengan bencana kesehtan, nutrisi, dan dikaitkan dengan politik. Sebaran hoaks paling tinggi pada Januari dan jenis hoaks yang paling banyak disebarkan adalah konten menyesatkan.

Sementara alat penyebaran hoaks paling banyak menggunakan teks dan media campuran dengan unsur teks, foto, dan video.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan di Indonesia penyebar hoaks menjadikan berita TV menjadi bahan pembuat hoaks yang nantinya diunggah di YouTube yang merupakan ladang subur bisnis mereka.

Isu yang sensitif dan kontroversial menjadi menu favorit para pembuat hoaks karena isu tersebut banyak manarik minat warganet.

"Kanal-kanal seperti itu memfitnah siapa saja. Yang penting bisa viral. Dan memanfaatkan narasi dari siapa saja. Yang penting bisa viral," tulis Ismail.

Ahli Ungkap Cara Kerja Pembuat Hoaks, Untung Ratusan Juta


Mencari laptop dengan prosesor generasi terbaru, penyimpanan besar dengan teknologi terkini, serta fitur canggih lain dengan harga yang terjangkau mungkin cukup sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, jika kamu punya budget sebesar Rp 4 jutaan, rasanya cukup untuk menemukan yang bisa diandalkan.

Dengan rentang harga tersebut, kamu sudah bisa memiliki sebuah laptop dengan random access memory (RAM) sebesar 8 gigabyte (GB), prosesor tangguh dan efisien, hingga penyimpanan berjenis solid state drive (SSD) berkapasitas 512 GB!

Berkat perpaduan tangguh dan memori berkapasitas besar, penggunaan perangkat akan lebih awet dan andal dalam waktu lama.

Laptop 4 Jutaan Terbaik 2021

Selain soal spesifikasi yang mumpuni, beberapa pertimbangan yang juga harus dilakukan pada faktor desain, kelengkapan fitur, konektivitas hingga kompabilitas perangkat. Untuk memenuhi kebutuhanmu, berikut daftar laptop 4 jutaan yang bisa jadi pilihan:

1. Lenovo IdeaPad S145 (AMD A9, 8GB, 1TB)


Lenovo Ideapad S145 merupakan laptop entry-level dengan prosesor A9-9425 dual-core dan kapasitas HDD 1 TB yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Dari segi desain, laptop ini tampil dengan dimensi yang tipis dan ringkas, serta didukung baterai 3 cell 35WHr yang dapat bertahan hingga 6 jam untuk penggunaan standar.

Dari segi performa, laptop ini ditenagai dengan prosesor  A9-9425 dual-core 3,1GHz dengan Turbo Core 3,7GHz dan VGA AMD Radeon R5 Graphics + AMD Radeon 530 VRAM 2GB DDR3. Untuk RAM, laptop ini 4 GB DDR4 dan dapat di-upgrade hingga 12 GB.
Rentang Harga: Mulai dari Rp 4.499.000


Rekomendasi Laptop 4 Jutaan Terbaik 2021, RAM 8 GB hingga SSD 512 GB!


Masalah keamanan siber memang sering terjadi. Bahkan itu terjadi pembajakan pada platform WhatsApp, yang banyak digunakan oleh sebagian besar penduduk Bumi.

Gerbang masuk pembajakan WhatsApp adalah dengan menggunakan One Time Password atau OTP. Kode enam digital nomor itu didapatkan melalui SMS ke nomor yang terdaftar.

Jika kode ini didapatkan pelaku kejahatan maka akun WhatsApp bisa mereka ambil alih. Jadi perlu diingat untuk tidak memberikan kode OTP pada siapapun.

Ada juga sejumlah ciri-ciri akun WhatsApp yang dibajak. Berikut cirinya:

Keluar Sendiri dari Aplikasi

Kamu patut curiga apabila akunmu keluar sendiri dari aplikasi. Sebab hingga sekarang WhatsApp belum meresmikan opsi menggunakan satu akun untuk lebih dari satu perangkat.

Apabila ada OTP yang masuk ke nomor ponsel dan akun yang keluar sendiri, kemungkinan nomor ponsel yang terdaftar telah dikloning.

Pesan terbaca otomatis

Kamu punya pesan yang masuk dan ternyata tiba-tiba sudah terbaca sendiri. Jika ini terjadi kemungkinan WhatsApp kamu dibajak.

Salah satu tandanya adalah tanda centang dua berubah menjadi biru. Namun ini bisa disembunyikan dengan fitur yang ada di dalam platform.

Mengirim pesan yang tidak dikirim
Sama seperti sebelumnya, kemungkinan ponsel kamu dibajak apabila mengirimkan pesan yang tidak pernah terasa dikirim.

Tanda Online yang Terlihat

Di bagian atas layar sering terlihat tanda 'online' untuk menandakan seseorang sedang membuka aplikasi. Tanda itu akan hilang apabila mereka keluar atau tidak membuka WhatsApp. Perhatikan jika tanda muncul tapi sebenarnya WhatsApp sedang tidak buka, mungkin akunmu dibajak.

Log perangkat tidak dikenal

Ini bisa terlihat dalam WhatsApp versi web. Saat ada perangkat yang tidak dikenal uikut log ini di dalamya, maka langsung tutup aksesnya.

Waspada! Ini Tanda WhatsApp Anda Mau Dibajak


Kepolisian Belgia mengeluarkan peringatan kepada pengguna Android akan kemunculan kembali virus Jahat Joker yang menyusup pada 8 aplikasi. Virus ini 'merampok' data dan uang korbannya.

"Program jahat ini telah terdeteksi pada 8 aplikasi di Play Store yang telah ditekan oleh Google," ujar Kepolisian Belgia seperti dikutip dari Times of India, Jumat (27/8/2021).

Virus Joker disebut bekerja dengan membuat ponsel berlangganan layanan premium atau berbayar secara diam-diam tanpa persetujuan sehingga uang korban dikuras tanpa disadari.

"Anda akan terkejut melihat tagihan pada rekening bank atau kartu kredit di akhir bulan," ungkap Kepolisian Belgia.

Google telah menghapus aplikasi ini dari Play Store setelah mendapat laporan bahwa delapan aplikasi tersebut mengandung malware. Namun ancaman virus Joker masih ada bila aplikasi itu masih terpasang (install) di smartphone pengguna. Disarankan untuk menghapusnya.

Berikut daftar 8 aplikasi yang disusupi virus Joker yang diumumkan oleh Kepolisian Belgia:
  1. Auxiliary Message
  2. Element Scanner
  3. Fast Magic SMS
  4. Free CamScanner
  5. Go Messages
  6. Super Message
  7. Super SMS
  8. Travel Wallpapers
Virus Joker merupakan salah satu malware yang paling gigih mengincar smartphone Android. Virus ini pertama kali ditemukan pada 2017 yang menyusup di ribuan aplikasi di Play Store.

Menurut Peneliti Quick Heal, virus Joker mencuri data pengguna termasuk SMS, daftar kontak, informasi perangkat, one time password (OTP) dan lainnya.

Awas Data dan Uangmu Dirampok, Delete 8 Aplikasi Android Ini


Program bantuan kuota internet gratis Kemendikbud resmi diperpanjang selama tiga bulan guna mendukung program belajar dari rumah selama pandemi Covid-19.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan bantuan ini akan disalurkan kepada 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen dengan anggaran mencapai Rp 2,3 triliun.

Kuota internet Kemendikbud ini akan dikirimkan pada tanggal 11-15 setiap bulannya. Kuota internet akan dikirimkan pada bulan September, Oktober, dan November 2021.

Setiap peserta nantinya akan mendapatkan kuota internet sesuai dengan jenjang pendidikan. Yakni:

  • Peserta Didik jenjang PAUD mendapat 7 GB/bulan
  • Peserta Didik jenjang SD, SMP, dan SMA mendapat 10 GB/bulan
  • Pendidik Jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA mendapat 12 GB/bulan
  • Dosen dan mahasiswa mendapat 15 GB/bulan.
"Bantuan ini bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran. Kami juga memiliki kuota umum yang memberikan akses ke semua laman dan aplikasi kecuali yang diblokir Kominfo dan tidak tercantum dalam situs pembelajaran," jelas Nadiem dikutip Kamis (5/8/2021).

Untuk mendapatkan bantuan ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh siswa, mahasiswa, dosen, dan guru. Berikut syaratnya:

  • Siswa PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah: memiliki nomor ponsel aktif baik atas nama orang tua, keluarga, atau nama siswa tersebut. Selain itu juga siswa terdaftar di Dapodik.
  • Guru: disyaratkan harus terdaftar di Dapodik dan juga memiliki nomor HP yang aktif.
  • Mahasiswa: harus terdaftar di PPDIKTI sebagai mahasiswa aktif. Selain itu jugaa memiliki nomor ponsel aktif. Mahasiswa juga wajib memilki kartu rencana studi pada semester yang berjalan.
  • Dosen: harus terdaftar PPDIKTI sebagai dosen aktif. Lalu memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, NUP) dan juga memiliki nomor ponsel yang aktif.
Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Bunda, Ini Cara Dapat Kuota Internet Gratis Kemendikbud


WhatsApp memiliki fitur untuk pengguna bisa menghapus chat yang sudah dikirim. Namun sebagai penerima pesan, terkadang kita ingin tahu isi pesan yang dihapus itu.

Ternyata ada cara untuk membuka pesan yang sudah dihapus itu. Namun ini membutuhkan aplikasi pihak ketiga di luar WhatsApp.

Aplikasi tersebut bernama WAMR, yang hanya tersedia di Google Play Store. Pantauan CNBC Indonesia, aplikasi tersebut tidak tersedia di App Store.

Jadi bagi kamu pengguna Android, download terlebih dulu aplikasi tersebut. Lalu buka aplikasi dan akan tersedia aplikasi mana yang akan dimonitor.

Selain WhatsApp ada Instagram, Facebook, Telegram, hingga Youtube. Beri tanda ceklis pada WhatsApp selanjutnya klik next.

Setelah itu akan ada pemberitahuan mengenai contoh kasus yang tidak bisa dibantu oleh WAMR. Yaitu saat chat dibisukan atau melihat pesan saat sedang dihapus maka WAMR tidak akan memberikan notifikasi.

Aplikasi juga akan mengecek apakah ada foto, video, GIF, voice note atau audio yang tiba-tiba menghilang. Pengguna akan diberikan pemberitahuan saat itu terjadi.

Selesai, WAMR dan WhatsApp telah terhubung. Kamu bisa melihat pesan yang dihapus oleh pengguna lain di WhatsApp.

Caranya adalah saat menerima pesan yang dihapus di WhatsApp, buka aplikasi WAMR. Apabila kamu mengizinkan notifikasi WAMR muncul, maka akan ada pemberitahuan di ponsel kamu ada pesan yang dihapus.

Saat aplikasi dibuka, pada laman utamanya akan tersedia kolom chat sesuai dengan nomor pengirim pesan.

Buka kolom chat itu dan pesan yang dihapus akan tersedia di dalamnya. Sebagai catatan, hanya pesan dihapus yang akan masuk ke WAMR sedangkan chat lain tidak terlihat.

Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Telah Terhapus


Pemerintah diketahui memiliki proyek untuk mengembangkan laptop Merah Putih. Yakni untuk riset dalam negeri dan juga peningkatan Tingkatan Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Ini dilakukan dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi dalam desain dan prototipe perangkat TIK untuk pendidikan. Ada empat perguruan tinggi yang ikut dalam konsorsium yaitu ITB, UGM, ITS, dan UI.

"Sejak tahun lalu teman-teman dari perguruan tinggi mengembangkan design dan prototipe perangkat TIK untuk pendidikan. Ini terus kita lakukan dan perkuat untuk meningkatkan TKDN produk alat-alat pembelajaran berbasis teknologi (termasuk laptop Merah Putih)," Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdkbudristek), Nizam kepada CNBC Indonesia, Kamis (5/8/2021).

Dia menjelaskan program ini memiliki target untuk meningkatkan TKDN setiap tahunnya. Selain soal TKDN, juga berfokus pada penguasaan TIK.

Sementara itu dengan perkembangan teknologi yang terus terjadi, khususnya teknologi informasi menurutnya memang sulit menerapkan target tertentu.

"Karena teknologi terus berkembang, terlebih teknologi informasi, maka sulit untuk menetapkan target tertentu, yang penting setiap tahun ada peningkatan TKDN dan penguasaan teknologi informasi dan telekomunikasi," kata Nizam.

Soal upaya peningkatan TKDN juga pernah disampaikan oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengatakan telah tersedia laptop buatan dalam negeri hasil kerja sama dengan kampus ternama.

Luhut menyebutkan konsorsium yang dibuat akan membuat produk tablet dan laptop merah putih dengan merek Dikti Edu.

"Kalau kita lihat ada yang diproduksi dalam negeri, yang dibuat ITB, ITS, dan UGM, bekerja sama dengan industri TIK dalam negeri untuk membentuk konsorsium, membuat produk tablet dan laptop merah putih dengan merek Dikti Edu," jelasnya beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan dengan jumlah pembelian yang disediakan selama beberapa tahun ke depan bisa dibangun industri sendiri. "Di zamannya pak Menteri Nadiem, kalau ini sudah bisa diluncurkan karena dengan jumlah pembelian mencapai Rp 17 triliun selama beberapa tahun saya kira sudah dibangun industri sendiri," ungkap Luhut.

Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Bikin Laptop Merah Putih, Benarkah Asli Indonesia?


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sudah resmi memperpanjang program bantuan Kuota data internet. Bantuan ini akan disalurkan pada bulan September, Oktober, dan November tahun ini.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek Nadiem Makarim mengatakan bantuan kuota data internet gratis ini akan disalurkan pada 26,6 juta siswa, mahasiswam dan tenaga pengajar dengan anggaran Rp 2,3 triliun.

"Penyalurannya dilakukan pada tanggal 11-15 setiap bulannya," ujar Nadiem Makarim, seperti dikutip Jumat (6/8/2021).

Besaran kuota internet yang diberikan masih sama dengan sebelumnya dan berlaku selama 30 hari sejak disalurkan. Berikut besarannya:

1. Peserta Didik jenjang PAUD mendapat 7 GB/bulan
2. Peserta Didik jenjang SD, SMP, dan SMA mendapat 10 GB/bulan
3. Pendidik Jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA mendapat 12 GB/bulan
4. Dosen dan mahasiswa mendapat 15 GB/bulan

"Bantuan ini bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran. Kami juga memiliki kuota umum yang memberikan akses ke semua laman dan aplikasi kecuali yang diblokir Kominfo dan tidak tercantum dalam situs pembelajaran," terangnya.

Berikut daftar situs, aplikasi dan game online yang tidak bisa dipakai menggunakan bantuan kuota internet gratis Kemendikbud 2021:

Aplikasi Media Sosial

  • Badoo
  • Bigolive
  • Facebook
  • Instagram
  • Periscope
  • Pinterest
  • Snackvideo
  • Snapchat
  • Tinder
  • Tumblr
  • Twitter
  • Vive
  • Vkontakte
  • YY

Game Online

  • 8 Ball Pool
  • Candy Crush
  • Clash of Clans
  • Clash of Kings
  • Clash Royale
  • Crisis Action
  • Fifa Mobile Football
  • Garena
  • Garena AOV
  • Garena Free Fire
  • Growtopia
  • Lineage Revolution
  • Lords Mobile : Battle of the Empires
  • Mobile Legends
  • PUBG
  • Roblox
  • Steam


Aplikasi video

  • Dailymotion
  • JWPlayer
  • Likee
  • Netflix
  • QQVideo
  • Tiktok
  • TVUNetworks
  • Viu
Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Ini Daftar Aplikasi yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud


Raksasa ponsel asal China, Xiaomi, sukses mengalahkan penjualan dua raksasa teknologi dunia yakni Apple dan Samsung dari sisi penjualan pada Juni 2021.

Menurut laporan CounterPoint, dilansir CNBC International, penjualan Xiaomi naik 26% pada Juni lalu, membuat Xiaomi menguasai 17% dari pangsa pasar ponsel pintar atau smartphone dunia pada Juni.

Sementara Samsung dan Apple, masing-masing memiliki marketshare 15,7% dan 14,3%.

Selain itu, pada kuartal yang berakhir di bulan Juni, Xiaomi juga tercatat sebagai produsen smartphone terbesar kedua di dunia, setelah Samsung.

Namun, analis dari CounterPoint mengatakan, bahwa dominasi Xiaomi ini diperkirakan bersifat sementara.

Pasalnya, diketahui produksi smartphone Samsung tengah terganggu akibat penyebaran dari virus Covid-19 di Vietnam yang mengganggu pasokan smartphone Samsung. Hal ini terjadi lantaran Vietnam kembali melakukan lockdown.

"Sejak penurunan Huawei, Xiaomi telah melakukan upaya yang konsisten dan agresif demi mengisi celah penurunan yang dibukukan Huawei," kata Tarun Pathak, Direktur Riset di Counterpoint, dalam sebuah pernyataan, dikutip CNBC International, Sabtu (7/8).

Dia menambahkan bahwa Xiaomi mampu berkembang di pasar yang merupakan ceruk pasar dari Huawei seperti China, Eropa, Timur Tengah dan Afrika.

Faktanya, riset yang dilakukan oleh Strategy Analytic melaporkan bahwa Xiaomi merupakan salah satu dari tiga merek smartphone ternama di Eropa, pada April hingga Juni 2021. Xiaomi juga dipercayai memiliki pangsa pasar di Eropa mencapai 25%.

Xiaomi tetap menjadi pemain teratas di India - salah satu pasar smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Meskipun sebagian besar ponsel Xiaomi masih ditujukan untuk pasar massal, pembuat ponsel pintar asal China ini mulai masuk ke segmen kelas atas - yang saat ini didominasi oleh perangkat premium dari Samsung dan Apple.

Tahun ini, Xiaomi meluncurkan smartphone Mi 11 Ultra yang dibanderol mulai dari 5.999 yuan (U$ 928, atau setara Rp 13,46 juta--kurs Rp 14.500/US$) serta ponsel lipat pertamanya dengan banderol harga 9.999 yuan.

Samsung diperkirakan akan meluncurkan smartphone kelas atas baru pada pekan depan di acara Galaxy Unpacked. Apple juga diperkirakan akan mengumumkan model iPhone berikutnya pada September mendatang.

Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Wow! Penjualan Ponsel Xiaomi Salip Samsung & Apple di Juni


WhatsApp membuat kita bisa saling bertukar pesan dengan pengguna lain secara cepat. Namun ada kalanya kita hanya sempat membaca namun tidak bisa membalas chat orang lain saat itu juga.
Tapi ini bisa terjadi kesalahpahaman apabila pengirim pesan tahu jika kita hanya membaca pesan tanpa membalasnya. Sebab WhatsApp bisa menampilkan tanda baca biru yang menjadi tanda pesan sudah dibaca.

Ada sejumlah cara untuk menghindari kesalahpahaman ini. Salah satunya dengan menonaktifkan centang biru tersebut dengan masuk ke account > privacy > matikan tanda baca atau read receipts.

Namun perlu diingat, trik ini sifatnya dua arah. Artinya saat tanda baca dinonaktifkan kamu tidak bisa juga melihat tanda pesan yang dikirimkan kepada orang lain.

Selain itu, ada cara lain juga untuk tetap bisa membaca baca. Kamu bisa mengaktifkan mode pesawat atau arplane mode pada HP sebelum membuka kolom chat.

Dengan cara tersebut, pengirim pesan tidak tahu apakah kamu membaca pesannya atau tidak. Pesan akan ditandai belum terbaca dan bahkan saat mode pesawat tidak aktif lagi, dikutip dari India Today, Kamis (5/8/2021).

Kamu juga bisa menonaktifkan last seen WhatsApp agar kamu tidak ketahuan telah membuka chat. Caranya dengan menuju ke menu Settings > Account > Privacy, lalu matikan last seen pada kontak atau tidak sama sekali.

Pesan juga bisa ditandai sebagai 'belum dibaca' atau 'unread', dan membuat kamu ingat untuk membaca serta membalasnya nanti. Caranya tekan dantahan pesan lalu pilih 'Mark as unread'.

Namun perlu diingat, jika trik ini tidak menyembunyikan fakta kamu sudah membaca pesannya dan pengirim pun tahu chat sudah dibuka. Ini untuk mengingatkan kamu belum membaca pesan sepenuhnya dengan ditambahkan titik biru atau hijau.

Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Trik Baru! Cara Baca WhatsApp Diam-diam Tanpa Ketahuan Online

Dunia harus kembali memikirkan ancaman perubahan iklim. Ini bukan lagi persoalan masa depan, karena sekarang satu persatu gejalanya sudah mulai terlihat.

Pemerintah China akan merilis rencana terbaru untuk mengurangi emisi karbon. Langkah ini sebagai upaya konkret dari Negeri Tirai Bambu menekan masalah perubahan iklim.

Utusan China mengatakan akan merilis rencana terbaru pengurangan emisi karbon itu dalam waktu dekat, menjelang acara global United Nations (UN) Climate Change Conference (COP26) di Glasgow, Skotlandia pada November 2021 mendatang.

"Dalam waktu dekat makalah kebijakan yang relevan akan ada di luar sana, akan ada rencana implementasi terperinci," kata Xie Zhenhua dalam webinar online yang diselenggarakan oleh Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong, dikutip AFP, Sabtu ini (7/8).

"Kemudian kita akan berbicara tentang dukungan itu untuk Konferensi Perubahan Iklim PBB di Glasgow," tambahnya.

Pertemuan COP26 merupakan langkah penting untuk membuat negara-negara di dunia menyetujui jenis pengurangan emisi karbon guna mencegah bencana perubahan iklim.

Di bawah Perjanjian Paris, negara-negara dimaksudkan untuk menyerahkan target iklim 2030 yang diperbarui sebelum COP26. Tetapi hampir setengahnya belum melakukannya, termasuk penghasil emisi global utama seperti China dan India.

PBB mendorong koalisi global yang berkomitmen untuk nol emisi karbon bersih pada tahun 2050 yang akan mencakup semua negara. China telah mengatakan akan bertujuan untuk netralitas karbon pada tahun 2060.

Perjanjian Paris 2015 mengadopsi janji kolektif untuk membatasi kenaikan suhu permukaan planet pada "jauh di bawah" dua derajat celcius dan batas aspirasi pada 1,5 derajat.

Sebelumnya China enggan berkomitmen Perjanjian Paris. Negeri Tirai Bambu berpendapat negara-negara industri, terutama di Barat, bisa menjadi kaya sebelum kontrol pengurangan karbon disahkan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta semua pihak tidak menganggap remeh isu perubahan iklim. Persoalan ini nyata dan bahkan sudah mulai terasa di berbagai belahan dunia.

"Sebelum 2045 kita akan menghadapi 2030 climate change yang menghasilkan Paris Agreement, semua negara melakukan komitmen untuk mengurangi CO2 karena dunia ini sudah menghangat," ungkap Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

"Banjir yang tidak pernah terjadi, terjadi. Di Jerman sampai terjadi banyak sekali korban. Kebakaran hutan, kekeringan, ada juga turunnya es atau salju di berbagai daerah yang belum menghadapi ini jadi climate change is real karena dunia sudah menghangat di atas 1%. Kita menghindari untuk menghangat," tegasnya.

Masing-masing negara memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengantisipasi perubahan iklim, termasuk Indonesia. Hanya saja, sebagai negara berkembang, Indonesia tetap harus mendorong perekonomian demi mengubah nasib kemiskinan yang masih tinggi.

"Kita memperjuangkan hak negara emerging untuk memperbaiki kemakmuran tanpa terbebani tidak adil. Take and give jadi penting. Komitmen climate change tanpa pendanaan tidak akan bisa dijalankan. Kita akan terus mengakselerasi untuk climate change maupun dalam forum global yang lain," papar Sri Mulyani.

Kebutuhan Indonesia untuk mengatasi hal tersebut cukup besar, yaitu sekitar Rp 3.700 triliun sampai 2030 mendatang.

"Bagaimana kita bisa mendesain policy sehingga kerja sama bisa menerjemahkan sehingga financing gap bisa dipenuhi DNA komitmen climate change bisa dicapai. Kalau kita mau menurunkan CO2 40% maka kebutuhan US$ 479 billion. Jadi ini tantangan bagaimana policy kita bisa menghasilkan platform kerja sama yang kredibel," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di : CNBCIndonesia

Masalah Ini Lebih Seram dari Covid, RI Butuh Dana Rp 3.700 T!

Banyak Harta, Kenapa Miliarder Malah Pilih Hidup Sederhana?

Bagi miliarder Warren Buffett dan Mark Zuckerberg, persoalan uang sepertinya tak pernah menjadi kendala. Apapun yang mereka inginkan bisa diwujudkan dengan mudah. Bagaimana tidak, mereka masuk ke dalam daftar orang paling kaya di dunia dengan kekayaan lebih dari US$ 50 miliar.

Akan tetapi, meski punya kekayaan menggunung orang-orang ini justru punya kebiasaan untuk hidup hemat dan sederhana. Mereka tidaklah tinggal di rumah super mewah bak istana. Setiap hari, baju yang dipakai pun jauh dari embel-embel merek fashion ternama.

Lalu mengapa miliarder terkaya dunia justru lebih memilih menjalani hidupnya bak orang biasa? Dosen University of Georgia dan penulis buku laris The Millionaire Next Door, Thomas Stanley menjelaskan setidaknya ada tiga alasan dibalik kebiasaan hidup sederhana para miliarder ini.

Berikut ulasannya melansir bankrate.com, Sabtu (2/9/2017)

1. Dibesarkan di lingkungan yang sederhana dan bersahaja

Kebiasaan hemat dan anti menghambur-hamburkan uang para miliarder ternyata berasal dari keluarga dan lingkungan tempat mereka dibesarkan. Stanley mengungkap, sebagian besar miliarder ini berasal dari keluarga kelas menengah. Sejak kecil mereka juga dididik untuk bisa bijak membelanjakan uang.

"Banyak orang kaya menuturkan pada saya bahwa mereka tidak pernah malu dengan haya hidup yang mereka miliki. Ini justru berkebalikan dengan orang-orang diluar sana yang mementingkan gengsi," tutur Stanley.

2. Mereka mengerti arti kekayaan

Bagi para miliarder di luar sana, punya banyak harta tidak berarti menjadikan Anda seorang orang kaya. Stanley menjelaskan, miliarder ini tahu betul kekayaan jumlah besar yang didapat tidak akan bertahan lama apabila dihambur-hamburkan percuma.

"Untuk itu, miliarder lebih memilih untuk menginvestasikan uang atau menggunakan lebih dari separuh hartanya untuk kepentingan yang lebih penting," Stanley mengungkapkan.

3. Dipengaruhi lingkungan pekerjaan

Menurut Stanley, orang kaya yang cenderung hidup sederhana biasanya berasal dari kalangan pendidik, insinyur, pemilik bisnis kecil hingga pengusaha agribisnis. Kebiasaan untuk berhemat ini datang dari budaya kerja mereka.

Orang yang berprofesi sebagai artis, pengacara atau bos besar memiliki tekanan untuk selalu tampil prima dan menyandang status sosial tinggi. Itulah mengapa mereka juga sering membelanjakan uangnya untuk kebutuhan pribadi dan barang-barang bermerek.

Akan tetapi bagi mereka yang bekerja sebagai insinyur atau tenaga pendidik, tidak ada tekanan untuk selalu tampil menawan. Alhasil, kebanyakan dari mereka lebih memilih menginvestasikan uangnya untuk keperluan yang lebih penting.

Lihat Artikel Asli

Banyak Harta, Kenapa Miliarder Malah Pilih Hidup Sederhana?